Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kab. Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pembinaan bagi tokoh agama se Kabupaten Mandailing Natal kamis, 27 Oktober 2011 yang dipusatkan di Natal, yakni di aula Kantor Camat Natal. Acara dihadiri sekitar 35 orang peserta yang terdiri dari pengurus MUI Kecamatan se Pantai Barat yaitu Batang Natal, Lingga Bayu, Natal, Ranto Baek, Batahan, Sinunukan dan Muara Bt. Gadis, para ulama dan tokoh-tokoh agama.

Kegiatan pembinaan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum MUI Kab. Mandailing Natal, Drs. H. Syamsir sekaligus menyampaikan materi ceramahnya yang berjudul Peranan Ulama dalam Pemberdayaan Ummat. Turut hadir pada acara tersebut yakni Sekretaris Umum MUI Madina Ahmad Asrin, S.Ag, MA dan Pgs. Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H. Imron Rosadi yang juga menjadi pemateri pada kegiatan tersebut.

Ketua Umum MUI memaparkan pentingnya langkah-langkah proaktif para ulama dan tokoh masyarakat dalam pemberantasan penyakit masyarakat yang intensitasnya meningkat akhir-akhir ini, peran ulama seharusnya menjadi pioner untuk penanganan permasalahan akhlaqul karimah yang merosot saat ini dan juga pengamalan nilai agama yang mulai memudar khususnya di kawasan pantai barat. Menjamurnya tempat-tempat hiburan seperti kafe, warung bilyard, hotel melati sangat mendesak untuk mendapat perhatian dari ulama dan tokoh masyarakat untuk ditindaklanjuti. Untuk itu kita harus berkolaborasi dengan elemen masyarakat lainnya dalam penanganannya dengan tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku, tandas H. Syamsir.

Camat Natal, Sarwedi, SH juga menyampaikan sambutannya pada acara tersebut di dampingi Kapolsek, Danramil dan Perwakilan Cabjari Natal.

DP MUI LAKSANAKAN AUDIENSI DENGAN BUPATI MADINA
Dewan Pimpinan MUI Madina melakukan audiensi dengan Bupati Madina H. Hidayat Batubara, SE pada hari kamis, 3 Nop. 2011. Audiensi terkait dengan semakin maraknya penyakit masyarakat seperti judi dan prostitusi di Madina. Audiensi ini juga sebagai kegiatan silaturrahmi sejak terbetuknya kepengurusan MUI Madina 2011-2016. Hadir dalam rombongan audiensi antara lain Ketua Umum MUI Madina Drs. H. Syamsir, Sekretaris Umum MUI Ahmad Asrin, S.Ag,MA, salah seorang ketua komisi H. Saripada Hasan dan dari Kementerian Agama hadir H. Irfansyah (Kepala Seksi Urais). MUI mengajak Pemerintah Daerah untuk secara bersama-sama berkomitmen memberantas judi dan prostitusi di Madina yang sudah sangat mengkhawatirkan saat ini. Bupati Madina menyambut dengan sangat baik kunjungan DP MUI Madina dan berjanji akan memerintahkan jajarannya untuk menangani permasalahan tersebut dan akan berkoordinasi dengan aparat keamanan sesegera mungkin.

Sekretaris MUI Madina kepada pers mengungkapkan dalam waktu dekat juga akan melakuan audiensi yang sama dengan Kapolres terkait permasalan berkembangnya judi dan prostitusi ini di Madina, karena muncul dugaan di masyarakat bahwa praktek judi dan prostitusi ini diduga juga dibeking oleh oknum aparat. Untuk itu kita akan menemui Bapak Kapolres dan akan membuat himbauan terkait hal ini. Tegas Asrin, S.Ag, MA (Panyabungan, MUI Madina)